Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Kian Memuncak Amarah Rakyat Indonesia Tetap REFORMASI Jilid II,"Akhirnya Pihak Istana Respon Cepat,Tuntutan Point' Mahasiswa Dan Seluruh Keluhan Rakyat,"Benarkah Demikian !!!!

ApoBroeNews.Web.id --- Jakarta,Pihak Istana merespons tuntutan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa terkait persoalan ekonomi nasional dan akan mengurungkan pemerintahan Prabowo bersama wakilnya,di anggap tidak becus mengurus Negara termasuk Salah Satu Fatality dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),Akibat lambannya pihak istana yang merespon terhadap Sejumlah Tuntutan Point'Aksi Demo Mahasiswa,Tetapi Seluruh RAKYAT INDONESIA dan Mahasiswa Tetap Akan melakukan REFORMASI JILID II di Seluruh Indonesia.Informasi Masuk yang berhasil dihimpun, Pada hari Selasa(23/06/2026).

Kali ini muncul Sorotan Tajam Publik Menilai Pemimpin Negeri Tudingan Rezim Dzolim Prabowo terhadap Seluruh RAKYAT INDONESIA,walaupun mendapatkan Respon lamban dari pihak istana negara yang di anggap tidak konsisten dengan ucapan itu,masih katanya yang di gunakan istana negara agar mendinginkan Amarah memuncak seluruh Rakyat Indonesia,kini Posisi pemerintah pusat merespon Melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah,Istana menegaskan bahwa Presiden Prabowo selama ini justru bekerja keras untuk menghentikan pemborosan anggaran di berbagai sektor,serta berada di garis depan dalam mencegah kebocoran APBN yang selama bertahun-tahun dinilai merugikan negara.

“Tugas utama pemerintah saat ini, adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan tepat sasaran, bukan terbuang sia-sia,”demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak Istana.

Terlambat sudah,kini Seluruh Rakyat Indonesia kian muak atas janji -janji pemerintah pusat dan sudah terlanjur Amarah rakyat memuncak,kini Posisi suara istana di anggap hanya angin segar supaya meredakan emosi seluruh rakyat bukan untuk solusi,ujar seorang Rakyat Indonesia yang kadung kecewa atas pemimpin negara yang di anggap hanya omon-omon belaka ibarat Tong kosong nyaring bunyinya, ungkap Warga masyarakat.

Kian bergilir Viral Opini Lengserkan Presiden Prabowo dan wakilnya bakal terjadi REFORMASI JILID II tak bisa terbendung lagi kedahsyatan,"Reaksi Publik Menilai Pemimpin Negeri telah mendzolimi Seluruh RAKYAT INDONESIA,tinggal menunggu bom Waktu yang terjadi amarah rakyat memuncak seluruh rakyat bosan spekulasi mengenai janjinya omong kosong belaka."

Respons tersebut muncul menyusul aksi Demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa pada pertengahan Juni 2026. Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari evaluasi hingga penghentian beberapa program strategis pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani APBN.

Selain itu,massa aksi juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM), stabilisasi nilai tukar rupiah, penghentian militerisme di ranah sipil, serta pembatalan revisi Undang-Undang Polri yang dinilai berpotensi mempersempit ruang sipil.

Mahasiswa juga mendesak Presiden Prabowo untuk mengakui adanya kesalahan pemerintah dalam menangani kondisi ekonomi yang saat ini dirasakan semakin berat oleh masyarakat.

Sementara itu,melalui Kepala Staf Kepresidenan,Istana menegaskan bahwa pemerintah menghormati aspirasi publik dan memandang kritik sebagai bagian penting dari demokrasi.

Namun demikian,pemerintah mengingatkan bahwa kritik yang disampaikan harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan tidak mengandung unsur provokasi maupun fitnah yang dapat memperkeruh situasi.

“Pemerintah terbuka terhadap masukan, tetapi semua pihak juga harus menjaga Stabilitas nasional agar proses pembangunan tetap berjalan,”Ujar pihak Istana.

Aksi mahasiswa sendiri disebut akan terus berlanjut di sejumlah daerah sebagai bentuk tekanan agar pemerintah segera merespons berbagai persoalan ekonomi dan kebijakan publik yang dianggap memberatkan rakyat.

Liputan:*E'en Nst-Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak