Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Begini Penjelasan Kapuspen TNI,Brigjen Muhamad Nas Sampaikan Soal Keterlibatan Prajurit Dalam Pengamanan Demo Mahasiswa di Bundaran HI Jakarta

ApoBroeNews.Web.id -- Jakarta,Kehadiran personel TNI dalam aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta,Pada hari Jumat (12/6/2026)lalu,menuai sorotan publik dan polemik hilangnya kepercayaan Rakyat Indonesia 

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan barisan prajurit TNI berada di lokasi aksi hingga memicu perdebatan mengenai peran militer dalam pengamanan demonstrasi sipil.Ada Apakah gerangan Pasukan TNI yang bertugas sebagai unsur Perang di Aksi Demonstrasi kemarin?

Menanggapi hal tersebut,Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhamad Nas menegaskan bahwa pengerahan personel TNI dilakukan atas dasar permintaan bantuan dari pihak kepolisian.

Menurutnya,penanganan aksi unjuk rasa tetap menjadi tanggung jawab Polri, sementara TNI hanya bertugas membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban apabila diperlukan.

"Penanganan demo adalah tanggung jawab kepolisian.Adapun pengerahan TNI atas dasar permintaan untuk membantu. Artinya tetap polisi di depan,"kata Muhamad Nas.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan untuk mengambil alih fungsi kepolisian maupun mengintimidasi peserta aksi. Personel TNI ditempatkan sebagai lapis kedua pengamanan dan bersiaga apabila situasi berkembang menjadi tidak terkendali.

Sementara itu,Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membantah Komcad ASN dikerahkan untuk mengawal demo BEM UI di Bundaran HI Jakarta.

Sebelumnya,ribuan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI dengan membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kritik terhadap kondisi politik, ekonomi, dan demokrasi yang mereka nilai sedang menghadapi berbagai persoalan serius.

Di sisi lain,keterlibatan TNI dalam pengamanan demonstrasi juga mendapat kritik dari sejumlah kelompok masyarakat sipil yang menilai pengamanan aksi unjuk rasa seharusnya tetap menjadi ranah kepolisian sesuai prinsip demokrasi dan supremasi sipil.

Meski demikian,Mabes TNI menegaskan bahwa seluruh pengerahan personel dilakukan berdasarkan mekanisme perbantuan kepada Polri dan sesuai kebutuhan pengamanan di lapangan.

Sorotan Tajam Publik,Menilai karena kehadiran Sejumlah Pasukan TNI tidak sesuai SOP serta Fungsi nya, Rakyat Indonesia marah Aksi Demonstrasi adalah inspirasi hak bicara di muka umum yang di lindungi undang-undang.

Bagaimana menurut Pendapat Seluruh Rakyat? TNI Pasukan Tempur bukan Pengaman lapangan,kini Apakah kehadiran TNI dalam pengamanan aksi mahasiswa diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif,atau justru menimbulkan kekhawatiran terhadap ruang kebebasan menyampaikan pendapat di Indonesia?

Alhasil banyak sekali Rakyat Indonesia Menuding adanya penilaian miring terhadap kehadiran Sejumlah Pasukan TNI yang Sempat membekingi polisi dalam Aksi Demonstrasi di Bundaran Hi kemarin.

Ibarat Kata,"Nasi Sudah Jadi Bubur,"Akibat Sempat Viral di Sejumlah Platform Media Sosial(MedSos) Seluruh Rakyat Indonesia tak percaya dengan Institusi TNI-AD, Jawabannya,Entah mengapa Pasca Aksi Demo kemarin muncul nya sejumlah pasukan TNI, sehingga menjadi Sorotan Tajam Publik Terkesan ada udang di balik Batu.

Sejumlah,Mahasiswa yang mengadakan Aksi Demo tidak juga percaya bahwa,"TNI PRO RAKYAT,"terbukti sesuai dengan fakta lapangan penilaian sejumlah mahasiswa dan DPR RI Menyoroti hal tersebut.Sangat mengecewakan Seluruh RAKYAT INDONESIA,dan juga tidak dapat terbantahkan lagi.

Liputan:*Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak