ApoBroeNews.Web.id -- Dumai/Riau,Tanpa ada upaya Kesengajaan Walikota Dumai Paisal SKM,MARS,Menuai Polemik Akibat Kepleset Terucap ada Kata Bila tidak terpenuhi Sesuai Harapan Warga Dumai, termaktub Bakar Kantor KSOP, Kalimat Ilusi Spontan itu agar Warga Dumai dalam Kondisi Terbakar Amarah Maka Dalam Menilai ketegangan akan mereda,Pasca Aksi Demo Beberapa Waktu lalu.
Doc:*Video Keterangan Resmi dari DirPolda Riau*
Berdasarkan informasi, peristiwa ini berawal dari aksi unjuk rasa Aliansi Buruh Kota Dumai di depan Kantor KSOP Dumai pada 2 Juni 2026 kemarin.
Ratusan buruh memblokade akses pelabuhan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan baru KSOP yang dinilai diterbitkan secara sepihak.
Kini,Beredar Viral Opini Liar Publik mengarah pada Tindakan Kriminalisasi Terhadap Dirinya,Walikota Dumai Paisal,Atas kesilapan dari ucapan itu, Kata-katanya itu hanya Spontan dan juga bukan kesengajaan,ungkap Paisal kepada Wartawan Pada hari Selasa(16/02/2026)Pagi.
",Saya tidak ada maksud apa-apa,jadi kata Ancam Bakar Kantor KSOP, yang Wako Dumai Paisal Resmi Dipolisikan !!!,"Kian Jelas Ada Unsur-unsur Kriminalisasi Terhadap orang nomor satu di kota Dumai,"Muncul Spekulasi berbanding terbalik,Siapa yang di Ancam? dan Kenapa Ada Laporan pihak lain yang muncul tanpa di rugikan ? Katanya.
Isu santer terdengar di Platform Media Sosial menyebut Walikota Paisal,resmi dilaporkan ke polisi atas pernyataan yang mengandung ancaman pembakaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) saat aksi unjuk rasa buruh pelabuhan.
Ia,membantah bahwa ini jelas mengkriminalisasi saya dan memperkeruh suasana kondusif kota Dumai,tentunya ini ada maksud terselubung,tandasnya Paisal.
Silahkan saja,laporkan namun bila salah multitafsir tentunya pihak Kepolisian lebih faham delik hukum nya,Saya mengikuti alur ceritanya,bila tidak terpenuhi unsur hukum dalam ucapan spontan tentunya akan saya laporkan balik.Tegas Walikota Dumai.
Sementara itu,informasi yang berhasil dihimpun Tim Redaksi Media Online Cyber Nasional Group,ada upaya Kesengajaan mengkriminalisasi Walikota Dumai Paisal dalam Laporan tersebut yang diterima Kepolisian Resor (Polres) Dumai pada tanggal (14/06/26), dan kini tengah ditangani dengan pendampingan Polda Riau.
Benar ada laporan dari Masyarakat TKBM“Sudah dilaporkan ke Polres Dumai, dan kami melakukan koordinasi serta asistensi terhadap penanganannya,” ujar Dirreskrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua, Senin (15/06/26).
Ia menyebut,laporan diajukan oleh kelompok masyarakat yang terdiri atas buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Dumai.
Saat ini,kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam pernyataan tersebut.
Hasilnya akan kita sampaikan ke Rekan-rekan Media“Laporannya terkait ucapan yang bagi pelapor yang di anggap kurang berkenan. Apakah masuk pencemaran nama baik atau unsur lain, masih kami dalami,” ujarnya.
hingga berita ini ditulis,kini terlapor belum dimintai keterangan karena laporan baru diterima.Polisi akan melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak.Ujarnya.
Sebelum nya,Dalam aksi tersebut, Walikota Dumai Paisal SKM,MARS bersama sejumlah anggota DPRD Dumai menemui massa dan menyatakan dukungan terhadap tuntutan buruh. Ia menilai KSOP tidak menghormati kesepakatan dengan pemerintah daerah.
Walikota Dumai Paisal SKM,MARS Sudah menyatakan Klarifikasi Permintaan Maaf Karena Ucapan Spontan,"Dalam Unggahan video beredar Facebook Wak Jie Paisal menyampaikan klarifikasinya dan sudah langsung bertindak mengutarakan permohonan maaf atas pernyataan yang menimbulkan beragam pendapat di masyarakat.
Liputan:*E'en Nst-Tim Redaksi Media-C45T*


