Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

VIRAL...Keluarga Korban Kecewa Sempat di Peras",Setelah Terjadi Penyekapan Tiga Orang Pekerja Percetakan,"Kondisi Korban,Begini Kronologi nya!!!

ApoBroeNews.Web.id -- Jakarta,Pihak keluarga korban tak terima dan Sempat kecewa Terhadap Pemilik Percetakan,Diketahui Keluarga korban bertanya kondisi anaknya?,"Sang Ibu bertanya,"Para korban mengatakan kondisinya tidak dalam keadaan sehat bahkan Sangat Memprihatinkan, Pengakuan mereka,tapi dia menyebut dirinya telah dirantai dan Pelaku nya pihak percetakan tersebut.Viral di MedSos,Pada hari Selasa(30/06/2026).

Anehnya Pemilik percetakan itu, Seakan-akan tak pernah merasa bersalah, ketika di tanya kondisi korban tiga orang pekerja yang di Sekap dan penyiksaan Fisik itu,kini sengaja di abaikan dan tidak menghiraukan, ",ahhhh saya ikutan nangis banget ini semoga keadilan berpihak pada kalian semua para korban TEGAR, ADITYA, dan RAFLI Yang Sedang di rumah sakit.",Katanya.

Berawal dari laporan pihak keluarga,Terkait Kasus penganiayaan dan penyekapan ekstrem kembali terjadi di lingkungan kerja wilayah hukum polres Jakarta pusat.Akhirnya dapat segera terungkap Setelah Tim Reskrim polres Jakarta pusat melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan kasus serta menyambangi lokasi tersebut dan berhasil menangkap pelaku penyiksaan Tiga orang korban nya.

",Tiga orang karyawan sebuah toko percetakan di kawasan Kalibaru dilaporkan menjadi korban penyekapan brutal oleh majikannya sendiri selama 21 Hari terhitung hampir masuk satu bulan",

Kronologi kejadian itu,Salah satu karyawan diduga ketahuan mencuri barang toko,lalu menyuruh dua temannya untuk menjual barang tersebut tanpa memberi tahu asal-usulnya.

Pemilik percetakan tersebut,bukan nya melaporkan kepada pihak kepolisian,Alih-alih melaporkan pencurian tersebut ke pihak berwenang,"pemilik toko justru memilih "main hakim sendiri". Ketiga karyawan tersebut diborgol,dirantai, dikurung di dalam gudang gelap, bahkan tidak diberi makan selama 3 hari berturut-turut!dalam penyiksaan selama 21 Hari atas perlakuan kejamnya pemilik percetakan tersebut.

Informasi terbaru yang berhasil di himpun Tim Media,"Tak berhenti di situ,Sungguh Luar Biasa Dahsyat Sebagai majikan pemilik percetakan tersebut juga diduga memeras orang tua masing-masing korban dengan meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta perorang."

Setelah itu,Korban sempat mengakui kesalahan nya,Kami Akui",Mencuri memang tindakan yang sepenuhnya salah dan harus diproses hukum.bukan harus dilakukan Penyiksaan dan penyekapan secara Sadis ".loh.. Ungkap Pelaku Karyawan yang sebagai korban.

Namun, pihak kepolisian bergerak cepat,di ketahui hasil penyelidikan dan penyidikan kasus Perkara itu,di dapatkan ternyata pelaku utama nya,Pemilik percetakan sebagai otak Dalang intelektual nya telah menyiksa diri mereka sebagai korban dan juga selain menyekap,".

lebih parahnya lagi Pemilik percetakan sempat memeras orang tua korban dalam kejadian itu,"uang tebusan yang di terima oleh pemilik percetakan berkisar Rp 50 juta,"

Tetapi korban tak kunjung di lepaskan juga?ada Apakah Gerangan pemilik percetakan yang pantas disebut manusia dengan merampas kebebasan mereka korban,adalah tindakan pidana berat yang sangat kejam selama 21 Hari Tiga orang korban tak diberikan makan.

Para Nitizen's bermunculan Narasi Geramnya,"tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun! Pelaku Otak Dalang Pemilik percetakan tersebut menjadi buah cibiran", Nitizen's di platform Media Sosial(MedSos) Meminta Secara,Tegas kepada pihak kepolisian untuk menghukum pelakunya yang di ketahui berjumlah 7 Orang tersebut.

Liputan:*Rizal -- E'en Nst-Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak