ApoBroeNews.Web.id --- Dumai/Riau,Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Kota Dumai (AMUUK) menggelar aksi damai di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai serta Polres Dumai, Aksi Demo Damai Sejumlah Mahasiswa tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap konflik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang dinilai berkepanjangan dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta iklim investasi di Kota Dumai.Informasi Masuk ke Meja Redaksi Media Cyber Nasional Online Group Pada hari Sabtu(20/06/2026)Siang.
Koordinator aksi,Arya Mulyawan,yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD KNPI Dumai, menyampaikan bahwa konflik TKBM yang belum terselesaikan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, seluruh pihak harus mengedepankan dialog, musyawarah, dan kepentingan daerah di atas kepentingan kelompok.
Dilematik dan polemik menurut AMUUK turut prihatin dengan"Konflik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Semua pihak harus mengutamakan kepentingan masyarakat Kota Dumai Demi menjaga KONDUSIFITAS daerah," ujar Arya dalam orasinya.Kamis (18/6/2026)kemarin.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan saat Aksi Demo Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Kota Dumai(AMUUK)menyampaikan sejumlah Tuntutan. Mereka meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah KONGKRIT untuk menyelesaikan konflik TKBM secara menyeluruh. Selain itu, massa aksi juga MENDESAK Kementerian Perhubungan melakukan AUDIT, EVALUASI, dan INVESTIGASI terhadap AKTIVITAS kepelabuhanan serta TATA kelola TKBM di Kota Dumai.
AMUUK juga meminta evaluasi terhadap kinerja Kepala KSOP Kelas I Dumai beserta Pejabat terkait yang dinilai belum MAMPU menghadirkan SOLUSI EFEKTIF atas konflik yang terjadi.Menurut mereka,berbagai kesepakatan yang sebelumnya di FASILITASI oleh DPRD Dumai belum berjalan sebagaimana mestinya.
Penyampaikan ASPIRASI di KSOP, Massa Aksi juga mendatangi POLRES DUMAI. Dalam kesempatan tersebut, MAHASISWA meminta aparat kepolisian tetap bersikap NETRAL dan PROFESIONAL dalam menangani berbagai persoalan hukum yang muncul sebagai dampak konflik TKBM.
Massa Damai Aksi Demo AMUUK turut menyoroti adanya pelaporan terhadap Wali Kota Dumai yang dinilai berpotensi memperkeruh situasi Kinerja Walikota Dumai Paisal Sebagai Pemimpin Dumai.Mereka berharap seluruh persoalan yang timbul dapat diselesaikan melalui pendekatan DIALOG dan MUSYAWARAH guna menghindari konflik yang lebih luas.
Menanggapi aspirasi AMUUK tersebut,pihak Polres Dumai menegaskan komitmennya untuk bersikap NETRALITAS dan menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Kepolisian juga membuka peluang penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) apabila memenuhi syarat dan disepakati para pihak.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.Aksi Demo Damai AMUUK berharap kinerja pemerintah pusat, pemerintah daerah,pihak pelabuhan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat segera menemukan SOLUSI yang adil dan berkelanjutan guna mengakhiri konflik TKBM yang telah menjadi perhatian publik di Kota Dumai.
Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*
