Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Korban Lapor Pelaku Ke Polisi,"Coba BerDalih Namun Akhirnya Pengakuan Zulfikar dan Fakta Kejadian Sesuai,"Realita IBU Hamil !!!

ApoBroeNews.Web.id --- Sumut/Medan Tembung,Seorang Korban bernama Mulana Kartika Nainggolan (31),ibu hamil yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung,memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang Sempay viral di Flatform media sosial.dan informasi Berita masuk pada hari (05/06/2026).

Ditemui Tim Media Cyber Nasional Online Group diketahui Mistar usai dimintai keterangan oleh Unit Resmob Polrestabes Medan,Kamis (4/6/2026), Mulana membantah pengakuan pelaku yang menyebut dirinya merekam aksi tawuran sebelum insiden penganiayaan terjadi.

Ia menjelaskan,peristiwa bermula saat dijemput suaminya sepulang kerja. Ketika melintas di kawasan Terowongan Tembung,tepat di bawah rel kereta api, mereka melihat aksi tawuran yang disebut kerap terjadi di lokasi tersebut.

Pasca Kejadian Korban Kondisi nya Karena sedang hamil,Mulana dan suaminya memilih berhenti di pinggir jalan dan tidak berani melintasi area yang sedang terjadi lemparan batu.

“Kami tidak merekam tawuran itu. Saya sedih karena disebut merekam kejadian tawuran yang viral tersebut,”ujarnya.

Menurut Mulana,saat mereka berhenti, kondisi lalu lintas di lokasi tidak mengalami kemacetan.Namun, dua pria yang belakangan diketahui sebagai pelaku diduga memaksa mereka untuk tetap melintas di lokasi tawuran.

Ia,mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya dan suami tidak berani melintas karena khawatir terhadap keselamatan, mengingat dirinya sedang mengandung.

Namun,penjelasan tersebut diduga tidak diterima para pelaku. Tidak lama kemudian,salah seorang pelaku menghampiri dan langsung memukul suaminya.

“Saya bilang kami tidak berani lewat karena ada tawuran.Tetapi setelah itu suami saya langsung dipukul,”tuturnya.

Melihat suaminya dianiaya,Mulana berusaha merekam kejadian tersebut sebagai bukti untuk laporan ke polisi. Namun, upaya itu gagal karena telepon genggamnya terjatuh saat keributan berlangsung.

Tak hanya itu,Mulana juga mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Ia menyebut salah seorang pelaku menendang perutnya yang sedang hamil.

“Setelah itu datang satu pelaku lagi dan menendang perut saya.Jadi memang ada dua pelaku,”ungkapnya.

Selain penganiayaan,Mulana mengaku dirinya dan suami juga sempat mendapat ancaman menggunakan senjata api dari pelaku.

Akibat kejadian tersebut,Mulana mengaku mengalami tekanan psikologis dan kelelahan karena harus menjalani pemeriksaan serta mengurus proses hukum dalam dua hari terakhir.

Dalam kesempatan itu,ia menyampaikan terima kasih kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang telah menangani kasus tersebut hingga para pelaku berhasil diamankan.

“Saya berterima kasih kepada saksi yang merekam kejadian itu dan kepada pihak kepolisian yang sudah membantu untuk menyelesaikan persoalan ini sampai pelakunya ditangkap,”katanya.

Saat Usai Kejadian itu,Kondisi Janin,Kedua pelaku diketahui bernama Zulyarham dan Zulfikar.Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing di Jalan Bersama,Gang Bantan,Kota Medan.

Kondisi janin yang dikandung Mulana Kartika Nainggolan (31),korban penganiayaan yang viral di kawasan Terowongan Tembung,dipastikan dalam keadaan sehat setelah menjalani pemeriksaan medis.

Mulana,yang tengah mengandung tujuh minggu atau memasuki trimester pertama kehamilan, mengaku sempat diliputi kekhawatiran setelah mengalami kekerasan fisik, termasuk tendangan ke bagian perut saat insiden tersebut terjadi.

“Puji Tuhan,hasil USG tadi menunjukkan kandungan saya sehat,”ujarnya saat ditemui, Tim Media Cyber Nasional Online Group Pada hari Kamis (4/6/2026)lalu.

Mulana mengatakan kehamilan yang sedang dijalaninya memiliki arti yang sangat penting bagi dirinya dan sang suami. Sebab, sebelum kehamilan saat ini,ia pernah mengalami keguguran pada akhir tahun lalu.

Sebelumnya, Unit Resmob Polrestabes Medan menangkap dua pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri yang videonya viral di media sosial. 

Liputan:*Endy--Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak