ApoBroeNews.Biz.id -- Jakarta,Turut berdukacita Markas Besar(Mabesad) TNI-AD, Ucapan Langsung dari Panglima TNI,Agus Subiyanto,menegaskan komitmen negara untuk menjamin seluruh hak dan masa depan keluarga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Dalam Pidatonya,Bentuk Pengabdian Terbaik Prajurit TNI yang Gugur Bertugas di Lebanon Timur Tengah,Selain kenaikan pangkat luar biasa (KPLB),negara juga memberikan santunan kepada masing-masing keluarga dengan nilai mencapai sekitar Rp1,8 miliar.Per orang di Serahkan kepada Ahli warisnya.
Kemudian Santunan tersebut berasal dari berbagai komponen,mulai dari Asuransi,Santunan risiko kematian khusus, tabungan hari tua,hingga dukungan dari lembaga dan perbankan Indonesia.
Adapun rincian santunan yang diberikan di antaranya Negara memberi kepada Ahli Warisnya Yakni Almarhum :
(1)-- Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar: Rp1,89 miliar.
(2)-- Sertu Muhammad Nur Ichwan: Rp1,84 miliar.
(3)-- Praka Farizal Rhomadhon: Rp1,85 miliar.
Langsung di Serahkan oleh Panglima TNI-AD Agus Subianto Yang juga memastikan adanya dukungan jangka panjang bagi keluarga Prajurit TNI sebagai Abdi Negara,termasuk beasiswa pendidikan bagi anak sebesar Rp 30 juta serta pengawalan pendidikan hingga dewasa.
Lebih lanjut,Tak hanya itu.keluarga juga akan menerima gaji penuh sebesar 100 persen selama 12 bulan ke depan,Serta hak-hak lainnya yang melekat selama masa dinas Prajurit tersebut.
“Seluruh hak prajurit akan diberikan secara maksimal,termasuk jaminan pendidikan dan kesejahteraan keluarganya,” ujar Agus, Subianto pada hari Rabu (1/4/2026).
Kemudian menyusul Proses Pemulangan dan Kondisi Korban Lain, Prajurit TNI saat ini juga tengah berkoordinasi untuk proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia melalui Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP).
Sementara itu,prajurit lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut dilaporkan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.
Kronologi Ke Tiga Prajurit Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia telah di informasikan ke pihak keluarga nya,Sebagai Abdi Negara Kami Seluruh Keluarga Besar TNI-AD mengucapkan Belasungkawa bagi Ketiga prajurit TNI tersebut yang gugur,"Saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL".
Termasuk juga Korban Prajurit Gugur Bertugas,Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan artileri pada Minggu (29/3/2026), sementara Kapten Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur akibat ledakan kendaraan pada Senin (30/3/2026).
Pengorbanan mereka menjadi bagian dari tugas negara dalam menjaga perdamaian dunia,sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan bangsa Indonesia.
Semoga mereka,"Khusnul khotimah,"dalam Perjuangannya bertugas demi kepentingan Negara Indonesia.
Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

