ApoBroeNews.Biz.id -- Manca Negara,Indonesia menyuarakan sikap tegas di panggung dunia.Dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB,Duta Besar RI untuk PBB,Umar Hadi,yang menegaskan bahwa Indonesia menuntut penyelidikan yang segera,menyeluruh, dan transparan atas serangan terhadap pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon.
Dikutip dari Sumber: Kemlu RI penyampaian informasi terbuka untuk Para Pemimpin Negara di Organisasi PBB Terkait UNIFIL Misi United Nations Interim Force in Lebanon.Rabu(01/04/2026).
Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Serangan yang terjadi telah menimbulkan korban jiwa dari prajurit terbaik bangsa. Indonesia menilai bahwa insiden ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan klarifikasi sepihak.
“Biar saya perjelas,kami menuntut penyelidikan langsung oleh PBB,bukan sekadar alasan-alasan dari Israel,”Tegas Umar Hadi dalam sidang.
Sikap ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga prinsip keadilan internasional serta perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui misi United Nations Interim Force in Lebanon.Seluruh Rakyat dan Bangsa Indonesia kecewa Berat dan juga menekankan 3 Point' Penting bahwa:
(1)• Investigasi harus dilakukan secara independen dan transparan
(2)• Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban hukum
(3)• Keselamatan pasukan perdamaian adalah prioritas utama dunia internasional
Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam ketika prajuritnya menjadi korban dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Kini,Sorotan Tajam PUBLIK tertuju pada bagaimana komunitas internasional merespons tuntutan ini.Apakah keadilan benar-benar ditegakkan? Untuk Negara Indonesia.Tutup Kemlu RI Umar Hadi.
Sementara itu Informasi Terbaru,Zionis Yahudi Tentara Pasukan ISRAEL Serang Markas TNI-AD BKO di Misi Unifil PBB di LEBANON,3 TNI dipastikan Gugur dan beberapa Mengalami Luka- luka, Korban:
Korban berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM),Prajurit TNI dari Provinsi Aceh.
Sikap PBB: Mengutuk Serangan ISRAEL,selain itu Sekjen PBB menyatakan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Sikap Pemerintah RI: Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.
Sikap DPR RI:DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Tarik TNI dari Unifil PBB di LEBANON.”Innalillahi waina ilaihi rajiun,turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar,Sertu Muhammad Nur Ichwan,dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,”
Muncul beragam Pendapat Salah Satu nya langsung dari Kasepuhan Luhur Kedaton,Meminta Pemerintah RI Mengambil Tindakan Tegas dan Memerintahkan Seluruh TNI-AD Pasukan Unifil PBB di LEBANON untuk melakukan perlawanan dan serangan balasan terhadap Tentara Israel jangan Hanya Diam.
Link Tuntutannya kian Viral di MedSos#Indonesia #PBB #UNIFIL #Lebanon #TNI #Peacekeepers #KeadilanInternasional #BreakingNews #BeritaDunia #ViralNews
Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*



