ApoBroeNews.Biz.id -- Medan/Sumut,Viral di media sosial kemunculan sejumlah spanduk yang meminta Wali Kota Medan Rico Waas mundur dari jabatannya. Dalam spanduk tersebut tertulis,“Menggugat Rico Waas Mundur #Walkotpomadeout”.
Spanduk-spanduk Kecaman terhadap Walikota Medan itu dipasang oleh Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara sebagai bagian dari gerakan “1.000 Spanduk” yang disebut sebagai bentuk kritik terhadap satu tahun kepemimpinan Rico Waas di Kota Medan.
Dalam video yang beredar, Bentangan Spanduk dari gerakan tersebut disebut sebagai protes Walikota Medan Banyak Gaya,Cari panggung dengan Jabatan nya tak Trasparan sebagai pemimpin di kota Medan terus menerus terbuka dari gabungan organisasi mahasiswa yang menilai kinerja pemerintah kota belum memenuhi ekspektasi publik yang tak sesuai alias Omon-omon saja.
Menanggapi hal tersebut,Rico Waas menyebut kritik yang disampaikan merupakan hal yang wajar dalam dinamika demokrasi Pro kontra dalam kepemimpinan dirinya.bila benar harus mundur saya akan mundur,Tegasnya di hadapan Sejumlah Wartawan Medan dan Media massa.
“Saya rasa wajar saja ya,terbuka dengan masyarakat untuk memberikan pendapat, inikan untuk kebaikan Kota Medan juga, kami menghargai seluruh pendapat-pendapat yang ada dari masyarakat tersebut,”ujar Rico saat diwawancarai, Sejumlah Rekan Media pada hari Senin (23/2/2026).
Ia,menegaskan tidak menutup diri terhadap kritik dan memastikan ruang dialog tetap terbuka bagi masyarakat antara Pro kontra terhadap dirinya.
“Kita marilah berjuang bersama,kita buat yang terbaik untuk Kota Medan. Kita harus membuka untuk semuanya, masak kita menutup-nutup dialog, semuanya kita buka,bila saya salah pasti saya minta maaf dalam pergerakan saya Selama ini dan Siap mundur dari jabatannya,”Pungkas Rico Waas.
Gerakan pemasangan spanduk tersebut masih menjadi perbincangan di ruang publik dan media sosial.Hingga kini, belum ada agenda pertemuan resmi antara perwakilan aliansi mahasiswa dan Pemerintah Kota Medan.
Yang Pastinya Masyarakat dan sejumlah ormas tak menyukai Muatan politik terhadap dirinya sebagai Walikota Medan tanpa transparansi ke publik maupun tujuan yang tak pernah jelas ke Masyarakat kota Medan.
Liputan:*Ucok Nst --Tim Redaksi Media-C45T*
