ApoBroeNews.Web.id -- Samarinda, Terbongkar nya Kedok Sindikat"Kampung Narkoba" di Gang Langgar,Kota Samarinda,akhirnya terkuak Team Bareskrim Polri Merangsak Masuk ke Sindikat Narkoba hingga akhirnya hancur lebur setelah digerebek oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.Namun,keberhasilan ini menyisakan Tamparan keras dan rasa pilu yang mendalam bagi rasa keadilan masyarakat.Bagaimana tidak? Bisnis haram yang merusak generasi bangsa ini ternyata berjalan mulus selama 4 tahun dengan Omzetnya fantastis mencapai Rp150 juta hingga Rp 200 juta Per Hari,di Tengarai Pemain keterlibatan Dua orang Pelaku dari Oknum kepolisian berpangkat Perwira.Pada hari Kamis(21/05/2026)Terkuaknya.
Pantesan Ketika Operasi Besar Berantas Narkoba langsung Bocor,Rupanya Selama bertahun-tahun,Aparat lokal seolah dibuat tak berdaya.Setiap kali Operasi digelar,sindikat ini selalu berhasil lolos bagaikan Seekor Belut Licin di Tangkap.Namun berkat Kejelian Inteligen Lapangan Tim Bareskrim Polri akhirnya terjawab dengan sebuah PLOT TWIST yang menyayat hati sekaligus memancing Amarah sindikat ini diduga kuat dipelihara dan digerakkan oleh oknum dalam tubuh kepolisian itu sendiri,Begini KRONOLOGI Aslinya Terungkap.
Awalnya Sungguh Aneh Sebuah Operasi Besar ingin membongkar Jaringan Narkoba langsung Bocor informasi nya,Bukan Sekedar Anggota biasa,Indikasi Bobrok internal Terkuak kebenarannya,Ternyata hasil informasi masuk ke Inteligen Bareskrim Polri hal ini melibatkan Dua Oknum Perwira Polisi di jabatan Sebagai Kasat Narkoba telah terbongkar kedok kebusukan nya,di wilayah Kalimantan Timur yang seharusnya berada di garis terdepan dalam memberantas barang haram Narkoba tersebut,Akhirnya mengecewakan Institusi kepolisian.
Inilah Kedua Sosok yang Menjadi Sorotan Tajam Publik di Kota Samarinda yang Sempat Viral Beberapa hari Lalu,AKP Yohanes Bonar Adiguna sebagai Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Perwira yang bersumpah memberantas narkoba ini justru diduga kuat masuk dalam pusaran jaringan peredaran.Kasusnya kini harus dipantau dengan supervisi dan super ketat oleh pihak Bareskrim Polri dan Polda Kaltim.
Selanjutnya,Perilaku AKP Deky Jonathan Sasiang Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat,indikasi Lebih miris lagi,hasil penyidik menemukan fakta tak terbantahkan bahwa oknum ini terlibat langsung dalam Bisnis operasional Sindikat gelap milik bandar Narkoba kelas kakap bernama Ishak.Karena bobot pelanggarannya yang keterlaluan,kasusnya kini diambil alih sepenuhnya oleh Bareskrim Polri Jakarta.
Dalam penggerebekan terpisah,Satgas NIC dan Subdit IV Bareskrim Polri berhasil meringkus 13 orang, yang terdiri dari 11 orang jaringan sindikat kakap dan 2 orang penggunaan Narkoba.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri,Brigjen Pol Eko Hadi Santoso,menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tebang pilih dalam Penindakan terhadap Sindikat Narkoba dan berjanji mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya,termasuk memburu keterlibatan Pelaku oknum aparat lain yang terlibat di Jaringan Narkoba.
Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*
