Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Peringatan Hari May Day 1 Mei 2026,"Ratusan Ribu Buruh Turun ke Jalan di 38 Provinsi,"Pusat Aksi Dashyat di Jakarta!!!

ApoBroeNews.Biz.id -- JaKarta,Gelombang besar aksi buruh siap mengguncang Indonesia. Pada peringatan May Day 1 Mei 2026,ratusan ribu buruh akan turun ke jalan di 38 provinsi,dengan pusat Titik Aksi terbesar yang terjadi di Jakarta.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di bawah komando Said Iqbal memastikan aksi akan dipusatkan di gedung DPR RI sebelum long march menuju Istora Senayan.Informasi Masuk Ke Meja Redaksi,Sabtu(18/04/2026).

Diperkirakan 30 ribu hingga 50 ribu buruh akan memadati kawasan tersebut. Meski jumlahnya besar,aksi diklaim tetap damai dan tidak anarkis.

Namun di balik itu,tuntutan yang dibawa tidak main-main. Ada 8 isu besar yang akan disuarakan,mulai dari desakan pengesahan RUU Ketenagakerjaan hingga penolakan upah murah dan outsourcing.

Yang paling jadi sorotan,buruh juga mengingatkan potensi PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan kebijakan impor. Bahkan disebut sudah ada perusahaan yang mulai membahas efisiensi tenaga kerja.

Buruh menilai pemerintah dan DPR belum serius menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi soal undang-undang ketenagakerjaan baru.

Aksi ini bukan sekadar peringatan Hari Buruh, tapi peringatan keras,jika tuntutan terus diabaikan,gelombang yang lebih besar bisa terjadi.

Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak