Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Empat Oknum Polisi,"Todong Senpi Tukang Pangkas Berujung Viral Terekam CCTV,"Tim Paminal Polda Sumut Tangkap Pelaku!!!

ApoBroeNews.Biz.id --Sumut/Medan, Sempat Viral Empat oknum Polri yang viral dan terekam CCTV menodongkan senjata api kepada seorang tukang pangkas dan menganiaya korban tepatnya di (TKP) Tempat Kejadian Jalan Mustafa,Kelurahan Glugur Darat I,Kecamatan Medan Timur, yang akhirnya di ketahui telah diamankan.

Berawal dari Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 02.06 WIB. Korban diketahui merupakan karyawan tempat pangkas rambut KRJ 99.Lokasi Jln Mustafa Medan Timur Wilayah Hukum Polrestabes Medan.

Menurut informasi yang dihimpun awak media BuSer86,Kamis (16/4/2026)Siang,dari informasi pihak Polda Sumut dan Polrestabes Medan,kedua oknum yang merupakan abang adik tersebut bertugas di satuan yang berbeda. 

Hingga kini belum diketahui secara pasti Oknum Polisi yang berstatus sebagai abang dan adik bertugas dimana.

Menyusul laporan masyarakat,Bidang Propam (PAMINAL) Polda Sumut bersama Propam Polrestabes Medan segera bertindak cepat dan juga di amankan Kedua Polisi tersebut.

Kini mereka telah di Tangkap",Kedua oknum polisi tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan khusus (patsus) di tempat yang berbeda."

Keterangan Resmi dari Kabid Humas Polda Sumut,Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan,Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp maupun telepon seluler Tim Media Cyber Nasional Online Group BuSer86,pada Rabu (15/4/2026)belum bersedia membeberkan inisial kedua terduga pelaku.

"Saya cek dulu ya,nanti saya telepon kembali,"ujar Kombes Ferry kepada awak media Online Cyber Nasional group BuSer86.

Namun,Kombes Ferry belum memberikan konfirmasi lanjutan terkait inisial maupun detail identitas kedua oknum anggota Polri yang mencoreng citra Nama baik kepolisian itu, info nya telah diamankan keduanya.

Akibat Sebelumnya viral di media sosial Instagram aksi sekelompok orang yang mengaku oknum polisi melakukan intimidasi dan penganiyaan terhadap seorang karyawan tukang pangkas di Medan-Sumut.

Tak hanya itu,oknum polisi tersebut juga menodongkan senjata api ke arah seorang karyawan tukang pangkas.

Seorang korban,Viky Ndruru mengungkap Benar,"peristiwa penganiyaan dan penodongan pistol yang dialami nya Kala itu di tempat ia bekerja."

Saat itu,Viky bersama temannya berboncengan sepeda motor ini baru saja pulang dari rumah saudara di Helvetia.

Sesampainya di simpang lampu merah Glugur Darat,tepatnya di Jalan Bambu,Viky bersama temannya diikuti oleh sekelompok orang berjumlah 4 orang yang mengaku sebagai oknum polisi yang mengendarai tiga sepeda motor.

Oknum polisi tersebut mencoba untuk memberhentikan kendaraan si korban,namun dengan kondisi jalan yang gelap membuat korban menjadi panik sehingga menancapkan gas kendaraannya.

"Jadi ada yang manggil dan memaki kami,terus teman saya bilang siapa itu? Ia pun menyuruh teman untuk melanjutkan perjalanan,"ungkap Viky Ndruru saat ditemui Tim Media BuruSergap86.dilokasi kejadian, Selasa (14/4/2026).

Tepatnya di Jalan Alfalah Raya,keempat oknum polisi juga mengejar si korban dan memalangkan kendaraannya untuk berhenti korban.

Tak hanya itu,empat oknum polisi dua diataranya mengeluarkan senjata api jenis pistol,dari kantong celana.Namun korban masih mendapat makian dari oknum polisi tersebut.

Korban pun beranikan diri tancap gas melaju sepeda motor nya"Kami langsung kabur dan menuju kearah pangkas,"Kami takut mereka itu Begal motor,Ujarnya.

Hingga akhirnya,keduanya pun tiba di tukang pangkas tempat mereka bekerja sekaligus mereka tinggal di Lokasi Pangkas rambut tersebut.

",Alih-alih untuk mencari perlindungan di tempat mereka tinggal ternyata keempat oknum polisi malah mendatangi kedua korban."beginilah Cerita Kronologi nya,jelas Korban.

"Sempat ribut adu mulut kami dengan empat oknum polisi itu,masuk ke pangkas mau bawa teman saya,"lanjutnya. 

Viky pun meminta keempat oknum polisi untuk menunjukkan kartu identitas sebagai anggota polisi.

Melawan ke oknum Polisi tersebut"Saya tanyakan identitas tugas dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi,tapi mereka tidak berani menunjukkan, kondisi Ketakutan,kami berdua(Korban)terus di maki dan Menganiaya Denga cara memukuli teman saya,"Kata Nduru

Sementara itu, salah satu oknum polisi mencoba masuk ke dalam pangkas dan membawa temannya sembari menodongkan pistol ke kepala temannya.

Lebih lanjut,tak hanya sampai disitu, mereka juga menganiaya teman korban hingga babak belur dipukuli berdarah.

Hingga akhirnya,korban mengatakan kepada oknum polisi bahwa aksi penganiyaan dan penodongan pistol terekam jelas di kamera ini,dalam Closed-Circuit Television (CCTV) di Tempat Pangkas rambut milik Korban lalu tetap saja di pukuli Mereka oknum polisi.

Selanjut nya,tak berselang lama Pelaku"Keempat oknum polisi itu langsung ciut,dimasukan pistolnya ke kantong celana, terus langsung cabut meninggalkan kami sebagai korban nya,"ungkapnya.

Atas kejadian tersebut,korban mendatangi Mapolda Sumut untuk membuat laporan kepolisian penganiayaa yang dilakukan empat orang oknum kepolisian agar dapat di Usut Tuntas.

Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak