ApoBroeNews.Biz.id -- Jakarta,Kisah Pembungkaman Seorang Aktivis Demokrasi,Ia,Seorang pria baru saja selesai bicara tentang demokrasi,militerisme,dan masa depan Republik Indonesia,termasuk Nasibnya Seluruh Rakyat Indonesia menderita dan terancam oleh Tangan Penguasa dan Pejabat Public berkuasa.
Namanya Andrie Yunus,Seorang Aktivis HAM yang Sempat Viral di Dunia Maya,Kini Suaranya terlalu nyaring bagi sebagian orang.? ternyata Atas tindakan nya tersebut akhirnya di Bungkam oleh Oknum Pelaku keji,Sosok orang mengunakan Sepeda Motor itu,lalu datang menghampiri ? Dengan Satu gerakan cepat.?Satu siraman yang akhirnya di ketahui adalah Cairan Air Keras.
Mencederai,Andrie Yunus hingga kini menjadi Bungkam untuk menyuarakkan demokrasi kebenaran dan keadilan Sejati nya di negeri Indonesia ini,akibat ulahnya Pelaku Andrie terluka parah atas insiden tersebut.
Kepada awak media ini,Andrie Yunus Menyatakan Kebenaran Insiden tersebut,Dalam Suasana Geram dan Mengutuk keras oknum yang di Dalangi Otak intelektual belum terungkap hingga kini,Andri Secara Transparan mengungkapkan apa yang telah menimpa dirinya.
Ini bukan kriminal jalanan biasa tetapi ini jelas terorganisir Oknumnya.Sudah pasti,Ini pesan?Dan pesannya Sangat Sederhana Tegakkan keadilan di negeri Indonesia ini, Spontan di bantah"Diam,Lo!"Berapa menit sebelumnya, Andrie baru saja kelar podcast di kantor YLBHI.?Topiknya Sensitif.?Remiliterisme.?
Kritik terhadap revisi UU TNI,Usai muncul Teror dan Ancaman kembalinya bayang-bayang ABRI ke ruang sipil.Kebetulan?Sulit dipercaya.?Ini orang yang tahun lalu ikut menggeruduk rapat tertutup revisi UU TNI di Hotel Fairmont.
Orang yang berani berdiri di depan kamera.Berani menyebut masalahnya langsung.Dan tiba-tiba… disiram air keras di jalan Talang-Salemba.Metodenya bukan baru.Air keras adalah teror simbolik.Ia tidak selalu membunuh.Ia,menciptakan ketakutan permanen.
“Lihat nih,Ini yang terjadi jika kalian terlalu vokal.”Publik langsung bereaksi.?Kala itu Media sosial meledak.?Netizen menuntut pelaku ditangkap.?Tapi ada pertanyaan yang jauh lebih besar.
Siapa yang paling diuntungkan dari serangan Teror ini?Bukan orang yang menyiram.?,Bukan eksekutor di motor Beat?,Mereka hanya tangan.?Tangan selalu murah di negara yang penuh impunitas.
Pertanyaan sebenarnya selalu sama,siapa otak intelektual tak bisa terungkap inilah lampiran aslinya hukum Indonesia berpihak kepada yang punya kekuasaan dan uangnya?
Karena serangan seperti ini jarang lahir dari kebencian spontan.Ia butuh pengintaian,?Butuh jadwal korban,?Butuh rute pulang?Dan yang paling penting?butuh motif politik identitas terselubung.
Masalahnya, sejarah Indonesia sudah berkali-kali menunjukkan pola yang sama.Pelaku lapangan ditangkap?,Kasus diumumkan selesai?.Lalu… senyap begitu saja, Sungguh hal kasus Aneh yang kini menjadi Sorotan Tajam Publik!!!!.
Parahnya lagi,Hukum Indonesia Hanya hiasan simbolis Saja,"Tajam ke Atas Namun Tumpul ke Bawah,"Pelaku nya Bebas berkeliaran, Sementara untuk otak' Dalang intelektual menghilang di balik tembok kekuasaan.Dan di titik inilah rakyat harus mengambil sikap.Karena jika publik diam,pola ini akan terus berulang.
Fakta fakta menarik seputar,"Tegakkan suara keadilan dan kebenaran di negeri Indonesia,Sering muncul Resikonya di Teror serta Ancaman pembunuhan bagi yang coba Sorakan Demokrasi bila harus di tegakkan, Korban Nyata,"Hari ini Andrie.Kemarin Novel Baswedan."dari Aksi Penyiraman Air Keras".
Besok bisa siapa saja.!!!Bisa aktivis lain.?Bisa jurnalis.?Bisa mahasiswa.?Atau bahkan… orang biasa yang berani bicara.Dan yang lebih menakutkan:
Bisa jadi proses Intimidasi dan tindakan Kriminal bagi korban berikutnya,"bisa saja orang yang kita kenal".Saudara kita?,Teman kita?,Tetangga kita?.Demokrasi tidak runtuh hanya karena satu serangan.
Ia runtuh ketika rakyat mulai terbiasa melihat kekerasan… dan memilih diam kemudian terlupakan begitu saja.Karena itu, tuntutan publik bukan sekadar menangkap pelaku di atas motor.
Rakyat harus menuntut lebih jauh.Siapa yang memerintahkan?Siapa yang membayar?Siapa yang merasa terancam oleh suara kebenaran?
Jika pertanyaan itu tidak dijawab, maka luka di tubuh Andrie bukan hanya tragedi pribadi.Ia adalah peringatan keras bagi seluruh anak bangsa berdemokrasi mencari Kebenaran Sejatinya.
Bahwa di republik ini,jika kebenaran terus disiram air keras…?suatu hari nanti,yang terbakar bukan hanya seorang aktivis.Yang terbakar adalah masa depan Kebebasan semua Rakyat Indonesia terutama bagi kita semua.
Akankah Seluruh RAKYAT INDONESIA,Diam melihat Aksi Anarkis dan Intimidasi serta Kriminalisasi terhadap KEBENARAN yang Harus di TEGAKkan,Mari kita Bercermin dari Ke Sengsara Rakyat Indonesia, Akibat menderita Baik Sandang, Pangan dan Papan untuk meniti Kehidupan Sehari-hari mereka.
Apakah Anda terbersit keinginan Selalu di Bungkam oleh Kekuatan Hukum Rimba sang Penguasa Negeri ini,atau hanya berdiam diri saja.ungkap #Andrie Yunus.
Liputan :E'en Nst-Tim Redaksi Media-C45T*

