Banyuwangi -- ApoBroeNews.Biz.id,Terkuak Misteri kebohongan Oknum Pejabat Banyuwangi Selain Mengelola Gunung Tumpang Pitu itu,kini Terbongkar ada yang di kuasai oleh Oknum orang -orang Rakus Secara kepentingan Pribadi nya semata bersama Oknum Pejabat Nakal Banyuwangi dan juga antar golongan nya yang berhasil menggerogoti kekayaan Alam Kabupaten Banyuwangi sampai ke lokasi Pertambangan baru.
Mereka pun berupaya tetap mengikut Sertakan oknum lain dalam menjalankan Aktivitas bergabung di PT BSI,PT MDK dan lainnya Menuju Ke Unsur Utama Mengali Sumber Daya Alam Secara ilegal tanpa ada yang berani berkomentar PEDAS dengan cara mengorbankan Nasib Warga Masyarakat di Kabupaten Banyuwangi yang kian Terpuruk,persis nya Selain Tetap Mengelola Wilayah Alam Gunung Tumpang Pitu belum ada keterangan resmi dari Golden Share Deviden hasil yang Masih di Tutupi Oknum Pejabat korupsi dari Publik, Telah Sekian lama sampai bertahun tahun,kini Tim Media Online mengulas Kembali terkait Tambang ini,Pada hari Kamis(19/06/2025).
Informasi berita terupdate ini yang berhasil di gali ke beberapa narasumber bahwa kekayaan Alam Diluar dari pengelolaan Gunung Tumpang Pitu,terdapat juga Wilayah baru yang dicaplok PT BSI melalui Addendum Amdal RKL-RPL tersebut juga merupakan wilayah yang pengelolaannya menjadi Hak Warga KTH Wonoasih Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran,Ungkap Sumber Masyarakat Sekitar kabupaten Banyuwangi tersebut.
Berdasarkan Bukti SK menteri kehutanan Tahun 2020,"Untuk Tah un Terbitan SK menteri agak Lupa antara Tahun nya berkisar 2020-2021,ini jelas permainan Oknum-Oknum Pejabat politik Nakal Kian Merajalela melampaui batas sehingga melupakan Kewajiban nya, Bagaimana kah Nasib kondisi Warga Masyarakat Banyuwangi yang kian Merana dan terus menjadi Korban nya.
Satu pertanyaan besar Publik, apakah hal ini di biarkan terus berlarut larut tanpa ada tindakan tegas dari Institusi Yang berwenang mengungkapkan Fakta Korupsi oknum Pejabat PUBLIK tersebut.
Disisi lain,kali ini investigasi lapangan Tim Media Online ini mendapatkan laporan atas data kecurangan Oknum Pejabat PUBLIK di Pemkab Banyuwangi,kian membuka Tabir Keborokan Oknum Pejabat Banyuwangi Target Utama operasi,Selanjutnya.
Sengaja di Biarkan Merajalela mengelola Tambang-tambang di Kabupaten Banyuwangi,Selama ini Yang tidak Pernah Terbongkar kebusukan Kinerjanya.Namun yang sangat berdampak pada peningkatan hasil Kabupaten Banyuwangi Lenyap telah tercium Aroma busuk oknum korupsi di Pemerintahan Pusat dan demi untuk kepentingan masyarakat Banyuwangi, Alibinya oknum Koruptor Sering Terabaikan Kewajiban mereka.Menjual nama Masyarakat Banyuwangi.
Walaupun Oknum Pejabat Banyuwangi melakukan upaya Korupsi Selain menggerogoti Hasil Produksi Pertambangan Emas di Pengelola Gunung Tumpang Pitu di lokasi kabupaten Banyuwangi Selama ini,di Ketahui juga lokasi mereka,Ujar Sumber.
yang kini merambah ke lokasi lain yakni",Yang tak kasih tanda 1 dan diingkari hijau itu wilayah baru yang dibuat mereka melalui Addendum Amdal RKL-RPL, sementara yang tanda 2 merah Merujuk Amdal Prinsipal Th 2014 dan sk alih fungsi hutan lindung ke hutan produksi Th 2013-2014.( Dokumen lengkapnya SDH kita lampirkan dalam laporan)
Wilayah tersebut merupakan wilayah Gunung Salakan di luar Kawasan Izin Amdal Prinsipal Th 2014 dan diluar luas Kawasan Sk alihfingsi hutang lindung ke hutan produksi yang diajukan Bupati untuk JD wilayah pertambangan Th- 2013-2014.
Sekarang Gunung Salakan menjadi target baru,dan sudah beroperasi untuk perluwasan pertambangan PT BSI .
PT BSI dengan peran aktif maupun pasif Eks Bupati Abd Azwar Anas,Bupati Ipuk, Wakil Bupati Mujiono saat itu Sekda dan DPRD Banyuwangi, mengubah Luas dari izin Prinsipal Amdal 2014, dengan memasukkan beberapa wilayah baru melalui Addendum Amdal RKL-RPL, Tanpa ada sosialisasi dan tertutup, dalam arti tidak secara semestinya dalam penyusunan dan peeubahan AMDAL ke Addendum Amdal RKL-RPL.
Informasi teraktual seputar Korupsi tersebut menurut keterangan resmi sejumlah narasumber,"Karena itu kelompok mereka tertutup,termasuk beberapa pejabat yang terlibat dari tingkat Desa sampai DPRD dan Jaringan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Banyuwangi,khususnya pejabat -pejabat yang tandatangan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan formalitas,dimana dokumen - dokumen tersebut yang menyimpan hanya mereka sendiri.
Oknum Koruptor di Banyuwangi Terstruktur dan Masif sehingga harus memiliki Orang Dalam membocorkan rahasia misteri Data File Aslinya tersebut,ujar Sumber Masyarakat dan Pejabat PUBLIK yang sempat terkonfirmasi Tim Media Online sebelum nya ada pengakuan yang sangat mengejutkan sejagat raya.
Lebih lanjut,"Wes gak zamane pencitraan Bupati - Wakil Bupati opo maneh Pejabat SKPD dan DPRD Banyuwangi, jika kenyataan semuanya hanya "Tong kosong nyaring bunyinya",Sebab situasi bisa saja berbalik hanya dalam sekejap."Tungkas Narasumber.
Situasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Semua pada akhirnya tergantung KPK dan Kejagung RI
Korupsi yang begitu nyata dari Bupati Banyuwangi Dkk ketidak adilannya bisa dirasakan masyarakat Banyuwangi, apapun alasannya korupsi yang melampaui batas atas Hasil Pertambangan PT BSI di Gunung Tumpang Pitu dan segala sesuatu terkait itu, harus di tindak.
Sudah tak sedikit masyarakat yang dikriminalisasi untuk bisa dibukanya Pertambangan Gunung Tumpang, tapi kalau hasilnya juga tidak bisa dirasakan masyarakat dan Kabupaten Banyuwangi, apa artinya dibuka pertambangan
Koruptor Bakal terungkap menunggu ketegasan pihak KPK-RI dan Institusi Lain bergerak cepat untuk Menghadapi persoalan-persoalan dan pertanyaan, Pelaku oknum Korupsi yang berlindung di Jabatan serta Relasi Eks Bupati Anas,Bupati Ipuk dkk.
selain berlindung dengan jabatan yang mereka Emban masih melekat, Niscaya kelak Terbongkar kebusukan Kinerjanya, jangan pikir warga masyarakat hanya Diam terpaku, kebanyakan Pelaku oknum korupsi bisa hanya diam,atau selebihnya meminta masyarakat untuk tetap diam, menutup keborokan mereka.
Semakin lama ",mereka,diam yang layak bagi mereka hanya hujatan dari titik jenuh pertanyaan masyarakat yang tidak pernah mereka jawab secara jelas dan Jujur."
Kami tetap Semangat,mengawasi Sepak Terjang Prilaku sikapnya para oknum bermain di pertambangan yang telah meresahkan masyarakat Banyuwangi,"Luhur Kedaton Aliansi NGO BB."Sangat Penting serta Asik dalam Pertemuan sebelum nya menyatakan tentunya semua bisa di atur terkecuali, beberapa orang saja, Sebut tim bahasa Pertama oleh pelaku Korupsi di kabupaten Banyuwangi.
Harapan kita,Segera lakukan Pengerebekan pihak oknum Pelaku Korupsi di Pemkab Banyuwangi tanpa pandang bulu dan Bekingan siapa saja,pesan nya Jangan Lupa Ngopi agar Fokus Salam Sehat,Aliansi NGO BB.
Liputan Tim Redaksi Media-C45T




