Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Empat Oknum TNI Jadi Tersangka! Panglima TNI Tegas: “Tidak Ada Tempat bagi Pelaku Kejahatan di Tubuh Kami".Kita Trasparan ke Publik

ApoBroeNews.Biz.id --- Jakarta,Mabesad TNI-AD,Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI-AD) Angkatan Darat Agus Subianto,akhirnya memberikan Informasi Terbaru Pernyataan Resmi Panglima TNI Wajib' Trasparan ke Publik,ini klarifikasi tegas terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus yang kini menyeret empat oknum prajurit sebagai Tersangka Utama nya Terkuak.Rabu(25/03/2026).

Dalam jumpa pers resmi,Panglima menegaskan bahwa institusi TNI tidak akan mentolerir pelanggaran hukum,Siapa pun pelakunya,termasuk anggota sendiri.akan di tegakkan hukum Kedisiplinan ke empat Pelaku Utama tersebut dan atas perintah Siapa akan segera di Bongkar Trasparan.

“Empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.Ini bukti bahwa kami tidak menutup-nutupi ke Rakyat Indonesia dan Publik.Komitmrn TNI-AD tidak melindungi pelaku kejahatan melainkan melindungi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegas Panglima dengan nada keras.

Ia menambahkan,Seragam militer bukanlah perlindungan untuk bertindak semena-mena kepada Rakyat Indonesia.Justru,setiap prajurit dituntut menjaga kehormatan institusi di atas segalanya.

“Seragam ini adalah kehormatan.Siapa yang mencoreng, akan kami tindak tanpa kompromi. Kami lebih baik kehilangan prajurit daripada kehilangan kepercayaan RAKYAT INDONESIA,” lanjutnya.

Kasus ini memicu perhatian luas dari PUBLIK dan Rakyat Terkait Proses Hukum Demokrasi Trasparan termasuk juga Masyarakat Indonesia.MenDesak Panglima TNI-AD Jenderal Agus Subianto agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tegas terus menguat.

Panglima memastikan bahwa keempat tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan TNI akan bersikap kooperatif dalam setiap tahapan penyidikan dan penegakan Hukum Trasparan.

“Ini bukan sekadar pelanggaran Serius tapi memutuskan Demokrasi Trasparan PUBLIK,ini ujian bagi integritas kami.Dan kami pastikan akan menindak tegas Pelaku nya secara Transparan ke Public, Akhir penutup Agus Subianto sebagai Komandan tertinggi TNI-AD menyatakan hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu,” tutup Panglima.

Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak