ApoBroeNews.Biz.id -- Manca Negara/TEHERAN,Dunia internasional mendadak tegang setelah Kepala Staf Angkatan Darat Iran,Abdolrahim Hatami, mengeluarkan deklarasi perang paling berdarah dalam dekade ini. Dalam sebuah manuver yang dianggap sebagai tantangan terbuka terhadap supremasi militer Barat.
Hatami memerintahkan seluruh kekuatan tempur Iran untuk bersiap melakukan eksekusi massal terhadap setiap tentara musuh yang berani menginjakkan kaki di tanah Negara IRAN,Sebut Rakyat,Dikutip dari Sumber Terpercaya publikasi Media Iran Internasional.Pada Hari Sabtu(04/04/2026)Pagi.
Jenderal Bintang Dua Komandan tertinggi Tentara IRAN Hatami,Beri Isyarat Warning!!! PBB Wajib mengetahui Siapakah yang Menembak Tentera Indonesia di Pasukan UNIFIL bukan Tentara IRAN,maka Kami meminta Seluruh Negara Wajib Fahami itu Dalangnya Tentara ISRAEL,Sebut Hatami.
Alarm ini akan menjadi Atensi Ketat di Negara IRAN,khusus Tentaranya ISRAEL dan AS"TIDAK ADA YANG BOLEH SELAMAT!"
Dalam rekaman video rahasia yang bocor ke media pemerintah,Hatami terlihat memimpin rapat darurat dengan wajah dingin di hadapan jajaran komando tertinggi militer Iran.Dengan nada suara yang menggetarkan.Kebenaran dan keadilan harus ditegakkan dengan Fakta-fakta.
ia,memberikan instruksi yang sangat keras,Siapa yang brutal Segera Lawan tanpa harus menunggu di Serang,terkait potensi invasi darat oleh Amerika Serikat.",Hancurkan Segera yang telah Menyerang Negara IRAN,Wajib Balas jangan kasih kesempatan mereka Membidik kita,"Tegas Hatami.
"Jika musuh melancarkan operasi darat, tidak seorang pun dari mereka boleh dibiarkan selamat. Habisi mereka Segera di tempat!" tegas Hatami dalam pernyataan yang langsung memicu alarm bahaya di Pentagon dan markas besar NATO.
Kewaspadaan Maksimal, Jangan Lupa Bidikan Akurasi Tinggi segera bertindak Tegas tanpa pandang bulu,ini Ultimatum untuk Amerika' dan Israel karena tidak ada kesempatan bagi Mereka.
Hatami tidak hanya menggertak. Ia memerintahkan setiap jengkal pergerakan Amerika Serikat dan sekutunya dipantau dengan akurasi mematikan. Tidak ada ruang untuk diplomasi;setiap analisis intelijen kini diarahkan untuk satu tujuan,Respons penghancuran pada waktu yang tepat.
Seluruh markas operasional Iran kini dalam status Siaga Satu.Radar-radar mereka dikabarkan telah mengunci koordinat-koordinat strategis,menunggu perintah terakhir untuk melepaskan serangan balasan yang diklaim akan membuat sejarah militer dunia berubah selamanya.
Provokasi atau Deklarasi Kiamat jelas di Sampaikan Secara terbuka?
Analis militer menyebut ini sebagai pernyataan paling provokatif yang pernah keluar dari Teheran.Dengan instruksi "tidak ada yang selamat",Iran secara eksplisit mengabaikan segala bentuk protokol tawanan perang dan memilih jalur pemusnahan total.
Kini,bola panas ada di tangan Gedung Putih. Apakah Amerika Serikat akan mundur menghadapi ancaman"ladang pembantaian" ini, atau justru dunia akan menyaksikan awal dari Perang Dunia III dalam hitungan jam?meluluh lantakkan Mereka.
Satu hal yang pasti,Iran sudah menarik pelatuknya.Siapapun yang melangkah maju, dipastikan pulang di dalam peti jenazah.beredar luas Pemberitahuan dan Berita Viral dari Sumber kantor Berita Iran Internasional. Link#Iran vs Israel#USA #MiddleEast #Geopolitics #WorldNews #BreakingNews #GlobalTension #MilitaryUpdate #InternationalNews #ConflictUpdate #globalculture.
Liputan:*E'en Nst --Tim Redaksi Media-C45T*
