Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Diah Pitaloka Geram,"Misteri kematian Ermanto Usman Penuh Tanda Tanya PUBLIK,"Polisi wajib Tuntas kan,Siapa Aktor Intelektual Sesungguhnya!!!

ApoBroeNews.Biz.id --- Jakarta/Bekasi,Tabir misteri kematian Ermanto Usman,Saksi kunci dugaan skandal korupsi J.I.C.T/Pelindo, masih menyisakan tanya besar di benak publik. Meski polisi baru-baru ini menangkap para tersangka eksekutor,pernyataan resmi kepolisian justru memicu gelombang keraguan baru di kalangan netizen.

Dalam konferensi PERS terbaru,perwakilan kepolisian mencoba menjelaskan motif di balik tragedi berdarah yang men£w4skan Ermanto di kediamannya di Bekasi.Narasi yang disampaikan adalah "perampokan biasa yang berujung pembunuhan spontan".

"Motif daripada tersangka murni motif ekonomi,"ujar petugas tersebut dengan nada bicara yang terdengar kurang lancar.

"Nah,kenapa tersangka memukul korban? Dari keterangan yang disampaikan oleh tersangka kepada penyidik,bahwa tersangka kaget,"kata polisi, tampak ragu" seolah-olah sedang menyusun kembali kalimatnya.Si Pelakunya.muncul Tanda Tanya.

Diah Pitaloka Geram,"Misteri kematian Ermanto Usman Penuh Tanda Tanya PUBLIK,"Polisi wajib Tuntas kan,Siapa Aktor Intelektual Sesungguhnya!!!

"Kemudian saat istri korban menyalakan listrik dan saat itu juga bertemu dengan tersangka,dan tersangka spontan memukulkan linggis yang sebelumnya digunakan untuk mencongkel jendela tersebut,Spontan digunakan untuk memikul korbannya."Tentunya ini Janggal, ujar PUBLIK Menyoroti Tajam peristiwa itu.

Muncul Dugaan Aktor Intelektual ini menjadi Keraguan Publik: Kronologi vs Realitas Podcast.",KRON0L0GI V£RSI POLISI V.S KENY4TA4N PVBLlK: AD4KAH 'PES4NAN' DI B4LIK LlNGGlS M4UT 'SP0NT4N'?",

PUBLIK terkejut,khususnya netizen tidak begitu saja menelan mentah" Narasi Motif "Spontanitas" dan "perampokan biasa" ini.

Ker4guan mvncul karena latar belakang korban yang sangat sensitif.Hanya beberapa hari sebelum kematiannya,Ermanto Usman telah memberikan kesaksian berani di podcast Forum Keadilan TV.Nasional

Dalam podcast tersebut,almrrhum secara spesifik menyebutkan nama"tokoh besar termasuk ment£ri dan pengusaha ternama yang diduga terlibat dalam dugaan penyimpangan pengelolaan terminal di JI.C.T. Kesaksian inilah yang menjadi basis "Kenyataan Publik"bahwa kematian Ermanto Usman bukan sekedar kejahatan ekonomi biasa tapi terorganisir melalui Motif Kuat Dugaannya ada Otak Dalang Intelektual nya.

Ketidakyakinan netizen diperparah dengan cara penyampaian polisi yang terdengar "kayak mikir"dan"ragu-ragu". 

"Saat ini kami tidak menemukan motif lain dari kejadian tersebut selain motif p£pencurian ataupun pembunuhan yang dilakukan dalam rangkaian pencurian oleh tersangka tersebut,"pungkas polisi tersebut.

Dukungan dari DPR-RI melalui ibu Rieke Diah Pitaloka dan pengawalan ketat dari L.P.S.K untuk saksi kunci yang masih hidup sangat krusial. 

Tuntutan utama masyarakat sekarang adalah memastikan bahwa penyelidikan tidak hanya berhenti di level eksekutor lapangan (yang sering kali hanyalah 'tumbal'), melainkan harus membongkar tuntas siapa 'dalang' atau Aktor di balik  pembunuhan berencana ini.

Liputan:*Tim Redaksi Media-C45T*

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak