Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Panen Perdana Nanas Madu Hidroponik Pertanian Warga Binaan Narapidana

 

RIAU/Pekanbaru --- ApoBroeNews.Biz.id,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan keberhasilan Warga Binaan Narapidana nya dengan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Hasil panen perdana Pertanian Nanas madu dan pakcoy hidroponik yang dilaksanakan di area perkebunan dalam lahan lapas,pada hari Rabu (25/6/2025).

Dalam Pembinaan warga binaan narapidana nya,Lapas Kelas IIA Pekanbaru,kini menuai keberhasilan di bidang Pertanian, sebagai contoh nyata dalam Panen Perdana ini merupakan bentuk dukungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru terhadap program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. 

Kegiatan Panen Buah Nanas ini, menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang tengah digalakkan oleh pihak lapas dan harapan kementrian hukum dan HAM RI dibidang program ketahanan pangan nasional.

Menurut keterangan resmi Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Ewin Fransiskus Simangunsong menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja keras warga binaan dan Pembinaan dari petugas lapas yang terlibat aktif dalam proses budidaya nanas madu dan tanaman hidroponik tersebut.

",“Panen ini adalah bukti bahwa warga binaan juga mampu produktif dan berkontribusi terhadap program Presiden RI berskala nasional".Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang berguna bagi warga binaan setelah bebas nanti,Pungkas Ewin Kalapas.

Program budidaya nanas madu dan tanaman hidroponik baik itu pakcoy dan selada ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian di bidang Pertanian khususnya warga binaan untuk mrngisi kegiatan rutinitas yang terus dikembangkan oleh Lapas Pekanbaru.

 Selain sektor Pertanian maupun perkebunan,Lapas Pekanbaru juga memiliki kegiatan pembinaan lain seperti peternakan,perikanan, dan pertanian terpadu,yang semuanya dirancang untuk membekali warga binaan dengan keahlian praktis dan jiwa kewirausahaan.

“Kami ingin menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif,Agar warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan kesempatan kedua melalui pelatihan yang bersifat aplikatif,”jelas nya.

Di pelaksanaannya,pembinaan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan langsung oleh petugas lapas dan mitra kerja dari pihak luar,Kesemuanya itu di dukung juga oleh pihak baik dari dinas pertanian maupun praktisi pertanian lokal. Untuk keahlian Bekal Warga binaan yang terlibat mengikuti proses mulai dari penanaman,pemupukan,hingga Tiba Keberhasilan panen Perdana Kali ini,sehingga mereka memahami siklus produksi secara menyeluruh jika bebas kelak menjadi bekal kehidupan sehari-hari nya di luar lembaga pemasyarakatan.

Liputan:*Tim Redaksi Media-C45T"




Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak